BNPB Sebut Kualitas Udara Berbahaya Imbas Kebakaran Hutan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328440/original/005628000_1787194888-pal1.jpg)
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kualitas udara di sejumlah wilayah Kalimantan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berada pada kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya. Di Kalimantan Tengah terdapat 63 titik api dengan jarak pandang terbatas sekitar 2 kilometer, sementara di Kalimantan Barat tercatat 30 titik api dengan kondisi serupa. Proses belajar-mengajar dan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal meski kondisi udara tidak sehat. Satgas Darat telah dikerahkan ke 13 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah untuk memadamkan api, berhasil membersihkan lebih dari 87 hektare lahan. Di Kalimantan Barat, Satgas Darat berhasil memadamkan api di area seluas 262 hektare, sementara lima helikopter water bombing mengguyur wilayah dengan total 724 ribu liter air.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 08.00
Kewalahan Atasi Karhutla, Pemerintah Indonesia Datangkan 35 Pesawat Asing
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 20.05
BNPB Sebut 135 Hektare Lahan Terbakar Berhasil Dipadamkan
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 19.17
BNPB: 30 Titik Api Masih Menyala di Kalimantan Barat
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 16.28
BNPB: Titik Api di 3 Provinsi Kalimantan Bertambah, Jarak Pandang 1-2 Km
Berita terkait
BNPB Ungkap Kebakaran Hutan Riau Terkini, 4 Titik Api Masih Terdeteksi
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 21.24
Titik Panas di 3 Provinsi Kalimantan Bertambah
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 19.48
Hotspot Karhutla di Kalteng Bertambah 876 Titik, Jarak Pandang 1 Km
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 16.58
Update Karhutla: 3.947 Titik Panas di Kalteng, 2.825 Hotspot di Kalbar
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 17.15