Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BNPB Sebut Tak Ada Lagi Laporan Warga Hilang Imbas Gempa NTT

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan bahwa per 17 Agustus, tidak ada lagi laporan warga yang hilang pasca gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Gempa berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang NTT pada 15 Agustus 2020, dengan pusat gempa di Kabupaten Nagekeo. Hingga saat ini, jumlah korban meninggal dunia mencapai 68 jiwa dan 213 orang mengalami luka-luka.

Pemerintah Provinsi NTT telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi selama 14 hari, berlaku dari 15 hingga 28 Agustus 2020. Sebagai respons, Kementerian Kesehatan mengirimkan dua unit rumah sakit lapangan ke Ruteng, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Nagekeo untuk memberikan layanan kesehatan kepada korban, mengingat banyak rumah sakit dan puskesmas yang terdampak. Selain itu, tim manajemen krisis kesehatan dikerahkan ke Kabupaten Sikka dan Ende, dan Health Emergency Operation Center diaktifkan di sembilan lokasi strategis di delapan kabupaten/kota terdampak.

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) masih mengerahkan personel untuk melakukan pencarian dan evakuasi di wilayah-wilayah yang terdampak gempa, meskipun tidak ada laporan warga hilang lagi. Upaya penanganan terus dilakukan untuk membantu warga yang terkena dampak bencana.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait