Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BNPB Ungkap Bahaya yang Masih Mengintai Usai Gempa NTT

Gempa bermagnitudo 7,7 di wilayah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu subuh (15/8/2026) menyebabkan tiga korban di Kabupaten Sikka, termasuk satu orang meninggal dunia dan dua luka. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat tetap menjauhi pantai meski peringatan tsunami telah dicabut oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pukul 07.30 WIB. Masyarakat juga diimbau untuk tidak memasuki gedung yang rusak akibat gempa susulan. Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) masih berlangsung, sementara data korban dari kabupaten lain masih dalam proses pendataan.

Gempa berpusat di laut sekitar 30 kilometer arah timur laut Nagekeo dengan kedalaman 15 kilometer ini juga menyebabkan kerusakan pada Bandar Udara Frans Sales Lega di Kabupaten Manggarai, termasuk atap terminal yang rusak dan dinding retak. Aktivitas penerbangan sementara dihentikan untuk pemeriksaan keselamatan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi telah mengkoordinasikan penanganan dengan berbagai pihak terkait, termasuk BNPB, BMKG, dan Gubernur NTT, untuk memastikan kesiapsiagaan menghadapi dampak gempa.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait