BNPP Tegaskan Hasil IPKP 2026 Jadi Dasar Percepatan Pembangunan Perbatasan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI menggelar Forum Penyampaian Hasil Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan (IPKP) Tahun 2026 untuk 22 Pusat Pertumbuhan Kawasan Perbatasan (PPKP), terdiri dari 11 wilayah laut dan 11 wilayah darat. Nilai IPKP 2026 tercatat 0,58 dengan predikat Cukup, mendekati target nasional 0,60. BNPP mendorong seluruh kementerian/lembaga mitra memanfaatkan hasil pengukuran ini sebagai dasar penyusunan kebijakan dan program prioritas pembangunan perbatasan yang terintegrasi.
Asisten Deputi Potensi Kawasan Perbatasan Laut Yedi Rahmat menyampaikan bahwa aktivitas ekonomi di kawasan perbatasan laut terus berkembang, sehingga perlu dipercepat melalui program lintas sektor seperti Program Kampung Nelayan Merah Putih dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. BNPP juga mengusulkan agar capaian IPKP 2026 menjadi bagian substansi pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada 16 Agustus mendatang.
Temuan lapangan menunjukkan adanya abrasi yang menggerus tanggul pelindung pemukiman di Kabupaten Pulau Morotai. BNPP berkomitmen menindaklanjuti temuan tersebut melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Morotai dan Sekretariat Wakil Presiden. Forum dihadiri pejabat BNPP serta perwakilan kementerian/lembaga mitra secara daring maupun luring.
Bagikan
Berita terkait
BNPP Sinkronkan Percepatan Transformasi Pembangunan Perbatasan di Papua
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 15.18
Tito Lantik Mayjen TNI Edi Nurhabad Jadi Deputi Infrastruktur BNPP
Detik.com · 30 September 2026 pukul 16.01
BNPP Matangkan Konsep Pelabuhan Internasional PLBN Sebatik, Target Operasional Sebelum 6 Oktober
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 06.46
BNPP RI Matangkan Koridor Yetetkun-Butmambin untuk Lintas Batas RI-PNG
Detik.com · 25 September 2026 pukul 20.18