BNPT Perkuat Kemandirian Santri untuk Cegah Ekstremisme di Ponpes Al Muttaqin Jepara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memperkuat pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan di Pondok Pesantren Al Muttaqin, Jepara, Jawa Tengah. Upaya ini dilakukan melalui pemberdayaan ekonomi dan peningkatan keterampilan para santri. Program berlangsung selama tujuh hari mulai 10 Agustus 2026. Kegiatan melibatkan Densus 88 Antiteror Polri, Kementerian Pertanian, Pemerintah Kabupaten Jepara, serta sejumlah pelaku usaha. Program ini merupakan tindak lanjut dari deklarasi pembubaran Jamaah Islamiyah (JI) pada Desember 2024.
Kepala BNPT Eddy Hartono menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat. Tujuannya adalah membangun kemandirian ekonomi santri sekaligus memperkuat wawasan kebangsaan di lingkungan pesantren. Santri diharapkan memiliki keterampilan sebagai bekal setelah lulus pendidikan. Dengan menciptakan ekosistem ekonomi di pesantren, mereka dapat terhindar dari ajaran intoleransi, radikalisme, dan terorisme.
Dalam program tersebut, Kementerian Pertanian menyalurkan bantuan berupa 3,2 ton bibit padi, dua unit pompa air, dan dua unit traktor tangan. Dunia usaha juga memberikan berbagai peralatan untuk mendukung keterampilan dan kegiatan ekonomi santri. Dukungan tambahan datang dari Densus 88 Antiteror Polri, Polres Jepara, dan BNPT sendiri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 06.22
Bangun Kemandirian Pesantren, BNPT Perkuat Ekonomi dan Keterampilan Santri
Berita terkait
Kemendikdasmen dan BNPT Perkuat Pencegahan Ekstremisme di Sekolah
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 10.09
BRI Dinobatkan Bank Terbaik di Dunia untuk UMKM Pertanian dan Pedesaan
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 14.50
Bahagia Tukang Becak di Purwakarta Dapat Bantuan Becak Listrik dari Prabowo
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 23.41
Ikuti Perkemahan PPSN VI di Malang, Santri: Tempat Pembinaan Karakter
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 19.38