Bobby Balas Waka DPRD Sumut: Suruh Belajar Lagi yang Bilang Arogan Itu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, membantah tuduhan arogan setelah walk out dari rapat paripurna DPRD Sumut yang mengagendakan penandatanganan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) APBD 2025. Tuduhan ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Sumut, Ricky Anthony, dari Partai NasDem, yang menyebut tindakan Bobby sebagai arogansi dan menjadi viral di media sosial. Ricky merencanakan pandangan fraksi terkait hal yang sama dalam rapat paripurna berikutnya. Bobby menegaskan bahwa walk out terjadi pada Selasa, 21 Juli 2026, karena rapat tidak memenuhi kuorum, yaitu kehadiran dua pertiga anggota DPRD, sehingga rapat tidak bisa dimulai tanpa kehadirannya sebagai gubernur yang harus menandatangani dokumen.
Bobby Nasution memberikan bantahan pada Kamis, 30 Juli 2026, seusai rapat paripurna pengesahan LPJ APBD Sumut 2025. Ia menjelaskan bahwa arogansi baru dapat dituduhkan jika walk out dilakukan saat rapat berjalan lancar sesuai tata tertib. Dalam kasus ini, ketiadaan kuorum membuat rapat tidak sah, sehingga kehadirannya tidak diperlukan. Bobby meminta agar Ricky Anthony belajar lagi sebelum memberikan penilaian semacam itu. Fakta kunci termasuk posisi Bobby sebagai Gubernur Sumut dari Partai Gerindra, peran Ricky sebagai Wakil Ketua DPRD dan politikus NasDem, serta fokus pada isu kuorum dalam mekanisme rapat paripurna.
Bagikan
Berita terkait
PAN Targetkan Rebut Kursi Ketua DPRD hingga Usung Cawalkot Cilegon di 2029
Detik.com · 20 September 2026 pukul 20.35
Ramai Isu Pemakzulan Bupati Tapteng Masinton, Bobby-Kemendagri Buka Suara
kumparan · 10 September 2026 pukul 05.00
DPC Gerindra Tarik Pernyataan Wacana Pemakzulan Bupati Masinton
Detik.com · 8 September 2026 pukul 09.10
Heboh Ketua dan Anggota DPRD Ende Adu Jotos Saat Sidang Paripurna
Detik.com · 4 September 2026 pukul 11.26