Jakarta · Minggu, 20 September 2026Cari
WargaKonoha

Boikot iPhone 18 Menggema, Gara-gara Apple Kuras Kekayaan Alam Kongo

Aktivis kemanusiaan, termasuk kelompok Team Congo, menyerukan boikot terhadap iPhone 18 sebagai protes atas eksploitasi mineral kobalt dan tantalum di Republik Demokratik Kongo (DRC). Penambangan material baterai dan elektronik tersebut diduga melibatkan kerja paksa anak, kondisi kerja berbahaya, serta pendanaan kelompok bersenjata yang memicu konflik wilayah.

Para aktivis mendorong konsumen untuk menghentikan budaya konsumerisme tahunan dengan mempertahankan ponsel lama atau menggunakan perangkat rekondisi guna menekan permintaan mineral ilegal. Menanggapi hal ini, Apple mengklaim telah menerapkan audit ketat, menangguhkan pembelian mineral dari wilayah konflik yang sulit diverifikasi, dan meningkatkan penggunaan material daur ulang.

Berita terkait