Bos ALVA Pede Jualan Laku Keras Sampai Naik 100%, Sorot Efek Harga BBM
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Produsen motor listrik Alva mencatat pertumbuhan penjualan signifikan dalam setahun terakhir. CEO Alva Purbaja Pantja menyatakan penjualan sepanjang 2025 meningkat lebih dari 50% dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan memasang target lebih agresif pada tahun ini, membidik penjualan lebih dari dua kali lipat. Optimisme ini didorong pertumbuhan pasar kendaraan listrik dan perubahan perilaku konsumen yang mulai menghitung efisiensi biaya saat harga BBM naik.
Purbaja mengakui kenaikan harga BBM memberi efek terhadap minat masyarakat pada motor listrik, terutama saat BBM non-pertalite berubah. Namun, perusahaan sejak awal sudah mencanangkan target pertumbuhan lebih tinggi, sehingga lonjakan penjualan tidak semata-mata dipicu kondisi tersebut. Alva belum menghitung kontribusi spesifik kenaikan BBM, tetapi melihat tren penjualan bulanan yang terus membaik.
Selain itu, Alva meyakini pertumbuhan pasar motor listrik didorong edukasi yang semakin luas, bertambahnya pilihan produk dengan harga terjangkau, serta pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang membuat motor listrik praktis sebagai kendaraan harian. Penghematan biaya penggunaan akan terasa nyata bagi pengguna motor listrik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 17.05
AIPRO dan ALVA Care Diluncurkan di GIIAS 2026, Intip Keunggulannya
Berita terkait
20.000 Unit ALVA Mengaspal, Pertumbuhan Pengguna Melesat dalam 9 Bulan
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 18.49
Hanya 9 Bulan, Alva Distribusikan 20.000 Unit Motor Listrik
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 15.39
BYD Perluas Ekosistem Kendaraan Listrik di Jawa Barat, Penjualan Tembus 47.700 Unit
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 22.10
GIIAS 2026 Surabaya Jadi Momentum Polytron Pamer Motor Listrik, Pengguna Hampir 70 Ribu
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 20.02