Brantas Abipraya Bangun SIKL di Kuala Lumpur, Fasilitas Pendidikan dengan Daya Tampung 800 Siswa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Brantas Abipraya (Persero) telah menyelesaikan pembangunan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) di Malaysia, yang resmi digunakan setelah upacara bendera perdana pada 1 September 2026 yang dipimpin Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Raden Dato' Mohammad Iman Hascarya Kusumo. Proyek ini menyediakan fasilitas pendidikan bagi anak WNI di luar negeri. Pembangunan dimulai Mei 2025 dan selesai Mei 2026, dengan total luas bangunan 5.600 meter persegi, empat lantai, dan satu basement. SIKL merupakan bagian dari Gedung Pusat Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur. Sekolah ini dilengkapi ruang kelas TK hingga SMA, laboratorium, ruang guru, food hall, sport hall, musholla, dan area parkir basement. Fasilitas ini mendukung kegiatan belajar, pengembangan karakter, serta aktivitas sosial dan olahraga siswa.
Bagikan
Berita terkait
MPLS Dimulai, Sekolah Rakyat Terintegrasi Bogor Siap Tampung 1.080 Siswa
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 19.55
MPLS Dimulai, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bogor Siap Tampung 1.080 Siswa
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 12.18
Sekolah Rakyat Garapan Brantas Abipraya di Bandung Mulai Beroperasi
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 08.05
Brantas Abipraya Rampungkan SRT 4 Soreang, 560 Siswa Mulai MPLS
SINDOnews · 5 Agustus 2026 pukul 21.57