Brasil Gandeng Huawei dan Nvidia untuk Perkuat Infrastruktur AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Brasil mengumumkan investasi sekitar 2,3 miliar reais (sekitar 444,2 juta dolar AS) untuk memperkuat infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Dana sebesar 1,3 miliar reais dialokasikan untuk pengembangan superkomputer di Rio de Janeiro melalui kolaborasi dengan Huawei dan iFlytek dari China. Sementara itu, sekitar 1 miliar reais akan digunakan untuk tender pembangunan superkomputer yang diperkirakan akan memenangkan Nvidia dari AS. Superkomputer ini akan ditempatkan di Rio Grande do Norte dan diproyeksikan mulai beroperasi pada akhir 2025. Kolaborasi dengan perusahaan China dijadwalkan dimulai pada Juli 2027. Strategi ini bertujuan memperkuat kedaulatan nasional atas data dan mengembangkan model bahasa besar untuk berbagai sektor. Investasi ini akan didanai melalui National Fund for Scientific and Technological Development (FNDCT) secara bertahap. Di samping itu, Brasil juga mengumumkan kerja sama dengan Spanyol untuk mengembangkan semikonduktor berbasis arsitektur sumber terbuka RISC-V serta rencana pembangunan layanan komputasi awam yang melibatkan sektor swasta. Pemerintah juga akan mendirikan pusat nasional untuk transparansi algoritma dan AI tepercaya yang akan dikelola oleh Universitas Federal Minas Gerais. Langkah ini dilakukan seiring Presiden Lula bersiap menghadapi pemilihan presiden yang akan dilaksanakan akhir tahun ini, bertarung melawan kandidat dari kubu kanan, Senator Flavio Bolsonaro.
Bagikan
Berita terkait
Ini Perusahaan Pertama di Asia Tenggara yang Pakai Nvidia Vera Rubin
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 07.00
Bos Nvidia Blak-blakan, Yakin AI Tak Bisa Musnahkan Manusia
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 16.00
Huawei Kebut Produksi Chip AI Ascend 960DT, Tantang Dominasi Nvidia?
kumparan · 22 September 2026 pukul 17.18
Presiden Bilang Orang yang Menentangnya Pasti Antek Asing
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 09.15