BRIN peringatkan risiko amplifikasi ekologi dan wabah pascabencana
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Peneliti BRIN Ristiyanto memperingatkan bencana alam dapat memicu amplifikasi ekologi yang berisiko menimbulkan wabah penyakit tular vektor. Bencana seperti tsunami, banjir, atau kekeringan mengubah lingkungan, meningkatkan populasi vektor (nyamuk, tikus) dan reservoir penyakit, sehingga meningkatkan kontak dengan manusia dan risiko penyakit. Jika lingkungan tidak segera ditangani, akan terjadi pembesaran risiko penyakit seperti DBD, malaria, leptospirosis, dan salmonelosis. Diperlukan pengamatan perubahan ekologi sebagai sinyal awal sebelum kasus penyakit meningkat.
Bagikan
Berita terkait
Kapan Gempa Megathrust Bakal Guncang Indonesia? Ini Kata Ahli
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 07.30
FOTO: Ribuan Korban Gempa NTT Masih Bertahan di Tenda Pengungsian
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 21.34
Bertambah, 23 Orang Tewas Akibat Banjir di Thailand
Detik.com · 29 September 2026 pukul 14.49
Banjir Bangkok Diprediksi Rugikan Ekonomi Thailand hingga Rp 5,8 Triliun
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 14.20