BSKDN Ungkap Pembangunan Daerah Makin Kompleks, Kolaborasi Jadi Kunci
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, Yusharto Huntoyungo, menyatakan bahwa tantangan pembangunan daerah semakin kompleks. Hal ini disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Penjurian Bantul Innovation Award 2026 di Bantul, DIY, pada 31 Juli lalu. Karena kompleksitas tersebut, diperlukan sinergi lintas sektor agar hasil penelitian dan inovasi dari perguruan tinggi tidak berhenti di laboratorium, melainkan dapat dihilirisasi menjadi solusi nyata bagi masyarakat.
Yusharto menjelaskan bahwa pemerintah daerah dapat berperan sebagai pengguna atau offtaker berbagai hasil inovasi dari perguruan tinggi. Di sisi lain, perguruan tinggi juga membutuhkan kemitraan dengan pemerintah daerah agar penelitian yang dilakukan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Ia menekankan bahwa fakultas-fakultas memiliki banyak inovasi yang apabila dikoneksikan dengan perangkat daerah akan memberikan manfaat bagi penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 10.13
Prabowo Kepincut Cara India Bangun 40 Juta Rumah
Berita terkait
Menteri Fadli Zon Dorong Kolaborasi Teknologi dan Budaya Lewat Karya Raya FTUI 2026
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.47
Menkomdigi: Indonesia Terbuka Kolaborasi AI, Tapi Pegang Kendali
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 17.00
UK Petra & Ubaya Kumpulkan 25 Pimpinan Kampus, Bahas Kepemimpinan-Ketahanan Finansial
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 07.00
Indonesia Berpeluang Perkuat Posisi Liquidity Hub Aset Kripto
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 10.57