Buka RTH Pasanggrahan Pancarasa, Dedi Mulyadi Sentil Disiplin Warga dan Mental Pejabat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meresmikan Ruang Terbuka Hijau baru yang dinamai Pasanggrahan Pancarasa. Ruang publik ini menyatukan halaman Gedung Sate dan Lapangan Gasibu di Bandung. Nama tersebut merujuk pada pentingnya memfungsikan lima indra manusia secara bijak dan ikhlas. Pasanggrahan berarti tempat berkumpul, sementara Pancarasa artinya lima rasa yaitu mata harus melihat, telinga mendengar, hidung menghirup, lidah berucap, dan hati yang ikhlas. Fasilitas ini resmi dibuka untuk masyarakat per hari Senin.
Kendati dibuka bebas untuk warga, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pembenahan daerah tidak hanya bergantung pada mentalitas pejabat birokrasi, tetapi juga memerlukan kesadaran disiplin dari masyarakat itu sendiri. Ia menyerukan pembenahan mentalitas masyarakat dalam menjaga lingkungan di manapun di seluruh Jawa Barat.
Dedi membeberkan temuan timnya yang mengeruk endapan tumpukan sampah berusia 32 tahun yang menyumbat saluran air di depan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat di pusat Kota Bandung. Sampah bertumpuk karena saluran airnya digunakan pedagang dan tidak diperhatikan. Ia menyatakan ini adalah problem yang harus dimerdekakan.
Bagikan
Berita terkait
Viral Maba Unpad Kena Sinis Dedi Mulyadi: Kenapa Kamu Dilahirkan dari Bapak Tak Bertanggung Jawab?
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 07.57
Dedi Mulyadi: Tidak Boleh Lagi Ada Warga Jabar Masuk ke Rumah Sakit, Pulangnya Berhutang
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 07.14
Dedi Mulyadi Minta Maaf Jabar Belum Merdeka di HUT RI ke-81: Ironi Itu Harus Kita Selesaikan...
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 06.58
Beda Cara Dedi Mulyadi Gelar Upacara HUT RI ke-81: Kuli Bangunan hingga Ojol Jadi Tamu VIP
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 06.42