Jakarta · Sabtu, 3 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Buka Ruang Berkarya & Kemandirian Ekonomi, Pertamina Bina 428 UMKM Batik

PT Pertamina (Persero) mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) batik sebagai bagian dari upaya memperingati Hari Batik Nasional pada 2 Oktober. Hingga kini, sebanyak 428 UMKM batik telah menjadi bagian dari program binaan Pertamina, dengan pendampingan yang meliputi penguatan kapasitas usaha, pengembangan produk, dan perluasan akses pasar. Program ini juga membuka ruang bagi penyandang disabilitas untuk berkarya dan berkontribusi dalam industri kreatif ini.

Salah satu contoh nyata keberhasilan program ini adalah Roona Batik di Bantul, Yogyakarta, yang dikelola oleh Muhammad Syauki. Usaha ini telah berkembang menjadi pelaku industri fesyen dengan kapasitas produksi sekitar 5.000 lembar per bulan dan omzet mencapai Rp100 juta per bulan. Dari 18 pekerja yang terlibat, sebagian adalah penyandang disabilitas yang aktif berperan dalam proses produksi.

Contoh lainnya adalah Batik Jinggar di Yogyakarta, dikelola oleh Vitalia Noor Darmaningsih. Selain mengembangkan batik sebagai produk fesyen, UMKM ini juga menonjolkan inovasi melalui motif dan desain. Dengan omzet sekitar Rp100 juta per bulan, Batik Jinggar melibatkan delapan tenaga kerja, termasuk dua penyandang disabilitas. Kedua UMKM ini menjadi representasi dari komitmen Pertamina dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui sektor kreatif.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait