Bukan Hanya Perang, Utang yang Membengkak Jadi Pemicu Kehancuran Israel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Selama kampanye pemilihan parlemen Israel, mayoritas kandidat menekankan ancaman eksistensial dari musuh di kawasan, namun sedikit yang membahas biaya konflik. Bank Sentral Israel mencatat pengeluaran militer USD118 miliar untuk perang di Gaza, Lebanon, Suriah, dan wilayah lain (2023-2026), tidak termasuk operasi melawan Iran sejak Februari 2024. Belanja pertahanan mencapai USD84 miliar, menyerap lebih dari 8% PDB 2024, naik dua kali lipat dari 5,2% tahun sebelumnya. Utang nasional Israel mencapai USD480 miliar, naik dari USD365 miliar sebelum Oktober 2023. Pemerintah menambah anggaran USD11,8 miliar untuk konflik terkini. Analis Yossi Mekelberg menyatakan pembahasan ekonomi tidak berpengaruh elektoral, sebagai pemilih lebih tertarik retorika nasionalisme.
Bagikan
Berita terkait
Partai Netanyahu Disandingkan Wali Kota New York dengan Pemimpin Iran di Papan Iklan Kampanye
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 04.23
Saat Netanyahu Sebut Gaza Sama dengan Korut
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 21.01
Israel Lancarkan Serangan Udara Terhadap Gaza, Korban Tewas Palestina Terus Bertambah
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 08.05
Netanyahu Ancam Serang Gaza Lagi Gara-gara Layang-layang
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 07.23