Bukan Rp10.000 per Liter, Ini Harga Sebenarnya BBM Pertalite
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia memberikan subsidi pada Pertalite dan Solar Subsidi, sehingga harga di pasaran jauh di bawah harga keekonomian sebenarnya. Pertalite dijual Rp 10.000 per liter padahal harga aslinya mencapai Rp 16.100 per liter. Solar Subsidi dijual Rp 6.800 per liter padahal harga keekonomiannya Rp 12.000 per liter. Selain itu, LPG 3 kg juga disubsidi, dijual Rp 20.000-Rp 21.000 per tabung padahal harga sebenarnya mencapai Rp 56.000 per tabung.
Ketergantungan pada impor menjadi penyebab utama kerentanan energi Indonesia. Kebutuhan BBM nasional mencapai 1,6 juta barel per hari, namun produksi hanya sekitar 600.000 barel per hari. Akibatnya, beban APBN menjadi meningkat karena pemerintah harus mengeluarkan banyak dana untuk impor. Distribusi subsidi energi juga dinilai belum tepat sasaran, dengan 63% subsidi tidak sampai ke kelompok yang membutuhkan.
Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah perlu mendorong transisi energi dan dekarbonisasi. Penggunaan energi terbarukan diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada impor dan mengurangi beban fiskal negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 17.22
Purbaya: Larangan Beli Pertalite Orang Kaya Bakal Dilakukan Bertahap
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 17.22
Purbaya: Larangan Orang Kaya Beli Pertalite Bakal Dilakukan Bertahap
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 20.11
Mobil Mewah Dilarang Nenggak BBM Subsidi, Pembelian Pertalite Dibatasi Sebelum Akhir 2026
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 20.00
Bahlil-Purbaya Sepakat Harga BBM Subsidi Tak Naik meski Minyak Bergejolak
Berita terkait
Cadangan BBM RI Dipastikan Aman, Ada di Level 18-21 Hari
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 10.55
Perintah Prabowo, Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga Akhir 2026
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 17.20
Bahlil Wanti-Wanti Orang Kaya Jangan Pakai BBM Subsidi
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 14.40
Prabowo Mau Olah Batu Bara Rendah Kalori Jadi BBM demi Tekan Impor
kumparan · 21 September 2026 pukul 14.46