Bukan Sekadar Lipstik, Marnia Jadi Bisnis Sosial yang Dukung Pendidikan & Kesehatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Brand kosmetik lokal Marnia diluncurkan di Jakarta dengan konsep bisnis sosial, bukan sekadar menjual produk kecantikan. Didirikan oleh seorang perempuan asal Aceh, Prof. Adjunct Dr. Marniati, di bawah naungan PT Marnia Internasional, Marnia mengalokasikan sebagian keuntungan penjualannya untuk mendukung program kemanusiaan. Fokus utama program sosial Marnia meliputi bantuan pendidikan melalui beasiswa bagi anak-anak yang membutuhkan, serta dukungan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Nama 'Marnia' diambil dari nama pendirinya dan mewakili makna 'Marni's Love, Care, and Hope for All', yang mencerminkan nilai cinta, kepedulian, dan harapan untuk semua orang. Menurut Marniati, sejak awal Marnia tidak dirancang hanya sebagai bisnis kecantikan, melainkan sebagai wadah untuk menciptakan dampak sosial yang lebih luas melalui industri kosmetik. Keuntungan dari penjualan produk akan disalurkan kepada yayasan dan lembaga sosial, terutama yang bekerja di bidang pendidikan dan kesehatan. Peluncuran ini menandai langkah awal pengembangan produk kosmetik Indonesia yang memiliki dampak positif bagi masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 23 Agustus 2026 pukul 19.58
3 Juta Orang Terpapar Asap Kebakaran Hutan, Ini Risiko bagi Kesehatan
Berita terkait
Menkes soal Tingginya Kematian Akibat TBC Per Tahun: Setiap 5 Menit, 2 Meninggal
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 13.52
Prabowo Diam-diam Sakit? Setahun Batuk-Batuk Terus Saat Pidato
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 03.00
Prabowo: Kesehatan Rakyat Harus Dijaga Sebelum Sakit Berat
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 13.37
Begini Upaya MAS Arya Tingkatkan Kesadaran Terhadap Kanker di Industri Garmen
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 08.38