BULOG Gerak Cepat Salurkan Bantuan Beras dan Minyak untuk Warga Terdampak Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia melalui Perum BULOG menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga dalam kondisi darurat. Setiap kabupaten yang terdampak akan menerima 10 ton beras dan 1.000 liter minyak goreng, dengan penyaluran dilakukan secara bertahap bekerja sama dengan TNI dan Basarnas.
Pada tahap awal, BULOG telah mengirimkan 1 ton beras ke Kabupaten Manggarai dan 500 kilogram beras ke Kabupaten Nagekeo. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bantuan cepat sampai ke masyarakat yang membutuhkan. Direktur Utama BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung pemerintah dalam penanganan bencana.
BULOG terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mempercepat distribusi bantuan ke wilayah terdampak lainnya, dengan mempertimbangkan aksesibilitas dan kondisi di lapangan. Stok dan jaringan distribusi di NTT dipastikan siap untuk mendukung kelancaran penyaluran bantuan pangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 10.44
Bulog Siapkan 10 Ton Beras per Kabupaten Terdampak Gempa NTT
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 08.28
BMKG: 2.119 Gempa Bumi Susulan Terjadi di NTT
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 07.55
Human Initiative Kirim Bantuan Darurat untuk Warga Nagekeo NTT
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 07.40
Gempa NTT Sudah Telan 68 Nyawa, Pemerintah Tegaskan Belum Butuh Bantuan Asing
Berita terkait
Terdampak Gempa NTT, Emiten PNSE Tutup Hotel Jayakarta Flores
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 07.30
Xi Jinping Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa NTT
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 04.05
PNM Bergerak Bantu Korban Gempa NTT, Pastikan Karyawan dan Nasabah Tak Hadapi Bencana Sendirian
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 20.20
HUT RI ke-81, Askrindo Wujudkan Solidaritas Kemanusiaan di Flores NTT
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 20.08