Camat di Bogor Klaim Tak Paksa Tukang Cukur Minta Maaf Terkait Bendera
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Camat Rancabungur Kabupaten Bogor Dita Aprilia membantah memaksa tukang cukur membuat video permintaan maaf usai video teguran soal bendera Merah Putih viral. Tukang cukur datang ke kantor kecamatan malam hari didampingi RT dan RW untuk klarifikasi, bukan diminta minta maaf. Ia sebelumnya ditegur RT karena perkataannya. Dita tidak bertemu tukang cukur itu dan tidak tahu proses video yang beredar. Video dibuat di ruangan Satpol PP tanpa sepengetahuan pihak kecamatan.
Dalam video viral, Dita meminta pemasangan bendera lalu seseorang mencecar tukang cukur dengan nada tinggi soal alasan tidak memasang bendera dan pernyataan belum merdeka. Tukang cukur menjawab kata siapa sudah merdeka. Video lain memperlihatkan tukang cukur minta maaf sambil memegang bendera. Dita pastikan orang yang menegur bukan pegawai kecamatan melainkan teman media yang bantu himbau warga.
Sejak awal Agustus pihak kecamatan bagikan bendera ke warga yang butuh dan himbau yang mampu pasang sendiri. Saat kunjungan Senin 10 Agustus Dita dengar kata-kata kurang tepat dari tukang cukur lalu teman media emosi. Ia minta Sekcam tenangkan situasi. Dita dihubungi Rabu 12 Agustus.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 16.07
Bertemu Camat, Tukang Cukur di Bogor Bicara soal Dimarahi Tak Pasang Bendera
Berita terkait
Tumbuhkan Nasionalisme Sejak Dini, Warga Distrik Amar Mimika Bentangkan Bendera 1.000 Meter
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 14.00
Merah Putih 2.026 Meter Dibentangkan dalam Kirab di Tanjung Selor
VOI · 30 Agustus 2026 pukul 03.08
Massa Bentangkan Merah Putih Panjang Datangi Gedung DPR
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 15.15
Seskab Apresiasi 2 Prajurit TNI yang Kibarkan Merah Putih di Aceh
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 10.43