Cara Calon Kapolri Suyudi Tangani Demo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9362598/original/005849600_1790823696-IMG_5144.jpg)
Calon Kapolri Komjen Pol Suyudi Ario Seto menyampaikan pendapat selama menjalani uji kelayakan di Komisi III DPR pada 1 Oktober 2026. Ia menegaskan polisi harus melindungi masyarakat yang menyampaikan pendapat secara damai, sementara tindakan kekerasan ditangani berdasarkan perbuatan dan bukti. Suyudi menekankan penggunaan kekuatan oleh polisi harus sah, terukur, proporsional, terdokumentasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara tegas dalam menghadapi gangguan keamanan dan perlindungan hak masyarakat. Suyudi menyatakan, 'Polri yang kuat bukan karena ditakuti, melainkan karena dipercaya.' Ia mengusung tema 'Polisi Bersama Masyarakat' sebagai doktrin kepemimpinan, dengan fokus pada kepercayaan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan Polri tidak cukup diukur dari slogan atau operasi, tetapi dari rasa aman yang dirasakan masyarakat. 'Ketika seorang anak melihat polisi, ia merasa aman, bukan takut,' ujarnya. Suyudi juga menekankan sikap polisi yang mendengar kritik masyarakat tanpa kehilangan kewibawaan.
Bagikan
Berita terkait
Calon Kapolri: Penggunaan Kekuatan Harus Sesuai Hukum dan Terdokumentasi
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 13.13
Komjen Suyudi: Tak Boleh Ada Titipan, Internal Polri Jangan Bebani Masyarakat
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 11.15
Suyudi Ungkap Survei Masyarakat Percaya Polri: Angka Baik Itu Modal
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 10.58
Uji Kelayakan di DPR, Suyudi Usung Doktrin 'Polisi Bersama Masyarakat'
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 10.01