Cara Membangun Kepercayaan Diri Anak Disleksia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anak dengan disleksia menghadapi tantangan belajar yang tidak mencerminkan kemampuan intelektual mereka. Anggota UKK IDAI, Farid Agung Rahmadi, menekankan bahwa dukungan lingkungan keluarga dan sekolah sangat krusial untuk menjaga kepercayaan diri anak. Tanpa intervensi medis dan metode pembelajaran yang tepat, anak berisiko mengalami penurunan mental akibat penilaian negatif dari lingkungan.
Untuk mengatasinya, diperlukan penguatan pendidikan inklusif melalui peningkatan kompetensi guru dan penyediaan guru pendamping di kelas umum. Sinergi antara keluarga, sekolah, dan tenaga medis dalam menciptakan lingkungan bebas stigma menjadi kunci utama agar anak disleksia dapat berkembang optimal sesuai potensinya.
Bagikan
Berita terkait
Langkah Pertolongan Pertama saat Anak Keracunan Makanan
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 22.37
IDAI beri rekomendasi pencegahan dampak abu vulkanik pada anak
ANTARA News · 7 September 2026 pukul 09.43
Kemenkes Ungkap 186.629 Orang Dewasa dan 34.961 Anak di Indonesia Alami Depresi
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 07.30
Waspadai Gejala Usus Buntu pada Anak, Biasanya Sulit Dideteksi!
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 18.12