Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Cara UT Maknai Kemerdekaan: Perluas Akses Pendidikan hingga Perkuat Riset

Universitas Terbuka (UT) memaknai kemerdekaan dengan memperluas akses pendidikan tinggi bagi seluruh masyarakat Indonesia. Sejak didirikan tahun 1984, UT menggunakan sistem pembelajaran jarak jauh untuk menjangkau orang yang terkendala jarak, waktu, pekerjaan, atau kondisi geografis. Data semester 2025 Ganjil mencatat 768.248 mahasiswa teregistrasi di berbagai wilayah Indonesia dan luar negeri, dengan 60,72 persen berusia di bawah 25 tahun dan 79,9 persen telah bekerja atau memiliki aktivitas profesional selama kuliah.

UT menyediakan beasiswa untuk mendukung akses pendidikan, dengan 23.375 mahasiswa menerima bantuan senilai lebih dari Rp 44 miliar, termasuk 9.337 mahasiswa dari kelompok berpenghasilan rendah. Beasiswa ini berasal dari program KIP Kuliah, CSR mitra, pemerintah daerah, dan institusi tempat mahasiswa bekerja. UT juga meningkatkan mutu pendidikan dengan melibatkan pemangku kepentingan dalam pengembangan kurikulum dan melakukan pemantauan berkala untuk menjaga relevansi kompetensi lulusan.

Selain itu, UT memperkuat riset dan inovasi dengan mengukuhkan 12 guru besar baru, sehingga total mencapai 45 orang. UT beralih menjadi perguruan tinggi berbasis riset yang diharapkan menghasilkan penelitian lintas disiplin untuk menjawab persoalan bangsa dan mendukung kemandirian nasional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait