Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9341680/original/050307700_1788673041-IMG-20260906-WA0040.jpg)
Pesawat yang terparkir di apron Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, dipasangi penutup mesin (engine inlet cover) untuk mencegah partikel abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masuk ke dalam mesin. Penutup ini dipasangkan menggunakan tangga lipat pada dua mesin pesawat yang berada di masing-masing sayap. Pesawat milik Garuda Indonesia, Citilink, Pelita Air, dan Lion Air Group masih terlihat terparkir di apron bandara.
Sebanyak 301 penerbangan terdampak akibat gangguan abu vulkanik pada periode 6 September 2026 pukul 01.30 hingga 13.30 WIB. Dampaknya meliputi pembatalan, keterlambatan, pengalihan pendaratan, dan gangguan operasional lainnya. Data tersebut terdiri dari 233 penerbangan domestik, 58 internasional, dan 10 kargo.
Bandara Soekarno-Hatta membuka posko di Terminal 1B dan mengaktifkan Service Recovery Action (SRA) untuk menangani penumpang terdampak. Makanan, minuman, bus, dan area istirahat seperti employee lounge disediakan. Maskapai penerbangan juga menyediakan layanan informasi dan penanganan penumpang di setiap terminal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 September 2026 pukul 07.49
22 Ribu Penumpang Terdampak, Ini Rincian Status Penerbangan Bandara Soetta
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 14.30
Total 8 Bandara Ditutup Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 14.23
Kemenhub Siapkan 3 Bandara Alternatif Imbas Penutupan 6 Bandara
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 13.32
6 Bandara Ditutup akibat Erupsi Anak Krakatau, Ratusan Penerbangan Terdampak
Berita terkait
Tinjau Bandara Soekarno-Hatta, Menhub: Hasil Paper Test Masih Positif Abu Vulkanik
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 14.02
Imbas Erupsi Anak Krakatau, 41 Penerbangan Pelita Air Terdampak
kumparan · 6 September 2026 pukul 13.12
Kemenkes Siapkan Puskesmas Hadapi Paparan Abu Anak Krakatau
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 12.58
2 Klaster Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau Menyebar ke Jakarta, Jawa Barat hingga Bengkulu
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 12.34