Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Cegah Anak Putus Sekolah, Kalsel Perkuat Program Paket C hingga Pendidikan Inklusif

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berkomitmen memperluas akses pendidikan bagi seluruh masyarakat melalui pendidikan formal, kesetaraan, dan inklusif untuk mencegah anak putus sekolah. Gubernur Kalsel, H. Muhidin, menegaskan tidak boleh ada anak yang tertinggal dari pendidikan, dengan fokus pada pembukaan akses seluas-luasnya. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel mencatat Angka Partisipasi Sekolah (APS) kelompok usia 16-18 tahun sekitar 75%, menunjukkan sebagian anak usia SMA tidak sedang mengikuti pendidikan. Rata-rata lama sekolah masyarakat Kalsel adalah 8,81 tahun atau setara kelas IX SMP, mengindikasikan perlunya perluasan akses hingga jenjang menengah. Untuk mengatasi tantangan ini, Pemprov Kalsel mengalokasikan dana Rp500 juta bagi setiap kabupaten/kota guna memperkuat program paket A, B, dan C, sebagai strategi menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Berita terkait