Cegah Uang Lari ke Luar Negeri, Prabowo Gencarkan BBM B50-Bangun PLTS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya memperkuat ketahanan energi nasional agar kekayaan negara tidak terus mengalir ke luar negeri. Dalam dialog dengan jurnalis dan pakar di Bogor, ia menyatakan pemerintah sedang mengembangkan program BBM biodiesel 50% (B50) berbasis kelapa sawit dan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) secara besar-besaran. Program ini sekaligus sebagai antisipasi agar ketergantungan energi impor dapat diminimalisir.
Menurut Prabowo, tantangan ekonomi selama 34 tahun terakhir adalah national wealth yang tidak tersedia di dalam negeri, sehingga likuiditas domestik tergerus akibat aliran modal dan dana ke luar negeri. Ia berkomitmen memperbaiki kondisi ini dalam dua tahun ke depan dengan mengamankan aliran dana dan mengembalikan kekayaan ke dalam negeri.
Selain itu, pemerintah juga mendorong efisiensi anggaran dan penutupan kebocoran belanja. Dana yang dihemat akan dialokasikan kembali untuk investasi pada sektor produktif guna menghasilkan devisa baru dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 17.12
Hari Perhubungan Nasional, Program B50 untuk Ketahanan Energi Transportasi
Berita terkait
Prabowo Panggil Dirut Pertamina, Bahas B50-Kurangi Anak-Cucu Usaha
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 09.40
Di KTT BRICS, Prabowo Bicara Beri Makan Rakyat Cara Bangun Bangsa Mandiri
Detik.com · 13 September 2026 pukul 11.46
Prabowo Singgung Makan Bergizi Gratis saat Pidato di Vladivostok Rusia
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 14.35
Prabowo: PLTS Terapung Saguling Masuk Program 100 GWp, Progres Capai 47 Persen
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 19.40