Celine Dion Alami Gejala Stiff-Person Syndrome 17 Tahun Sebelum Didiagnosis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Celine Dion mengungkapkan mengalami stiff-person syndrome (SPS) selama 17 tahun sebelum diagnosis pada 2022. SPS gangguan neurologis langka yang menyebabkan kekakuan otot dan kejang menyakitkan. Selama bertahun-tahun, Dion sulit berjalan dan memakai Valium dosis tinggi untuk beraktivitas. Kondisinya memburuk masa pandemi, membuat pembatalan banyak pertunjukan. Pada Desember 2022, diagnosis SPS resmi diumumkan. Dion menjalani pengobatan termasuk obat, terapi fisik, dan imunoterapi. Ia kembali tampil di residensi Paris September 2024 setelah menjauh dari panggung selama bertahun-tahun. Dion menyoroti pentingnya transparansi kepada penggemar yang telah mendukungnya selama puluhan tahun.
Bagikan
Berita terkait
Cek Kesehatan Gratis Tak Lagi Sekadar Skrining, Peserta Bisa Langsung Jalani Pengobatan
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 17.26
Yenny Wahid: Rekonsiliasi Mutlak Dilakukan usai Muktamar ke-35 NU
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 19.15
Prabowo akan Tinjau Penanganan Gempa NTT, Mensesneg: Butuh Persiapan Kompleks
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 19.15
Gillian Anderson Akui Popularitas ‘The X-Files’ Membuatnya Marah pada Paparazi
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 19.15