Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Cerita di Balik Seringnya Megawati Teriak Merdeka

Presiden ke-5 RI dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap sejarah di balik kebiasaannya meneriakkan kata "Merdeka" di berbagai kesempatan, saat memimpin upacara HUT ke-81 RI di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (17/8/2026). Megawati bercerita bahwa ia pernah merasa dilecehkan karena sering teriak "Merdeka" padahal Indonesia sudah merdeka. Ia lalu bertanya kepada para pejuang kemerdekaan yang kerap berkumpul di Istana Merdeka masa Presiden Soekarno. Para pejuang menjawab bahwa pada masa perjuangan, tekad mereka "kalau tidak merdeka lebih baik mati", sehingga salam "Merdeka" dijawab dengan "Mati". Kini Indonesia merdeka, Megawati menegaskan salam "Merdeka" harus dijawab dengan "Merdeka" pula, dan meminta semangat ini disebarkan ke keluarga serta teman-teman.

Megawati mengingatkan bahwa kemerdekaan diraih dengan pengorbanan besar selama tiga setengah abad penjajahan. Peringatan 17 Agustus bukan sekadar upacara mengibarkan bendera, melainkan momen merenung arah tujuan bangsa agar tidak terjebak kepentingan pribadi. Ia menegaskan bangsa yang besar adalah bangsa yang berani menatap sejarahnya dengan jujur, baik yang indah maupun pahit, agar Indonesia tidak menjadi bangsa kerdil.

Peristiwa ini diliput 4 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait