Cerita Heriok SAR Banten, Menembus Zona Merah Krakatau Demi Pencarian 5 Jurnalis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9349366/original/048152700_1789525101-WhatsApp_Image_2026-09-16_at_08.43.30.jpeg)
Angota Basarnas Banten Vicky Meidy Priana turut dalam operasi pencarian lima jurnalis dan tiga orang lainnya yang hilang kontak sejak 7 September 2026 di sekitar Krakatau dan Selat Sunda. Operasi memasuki zona merah akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, namun cuaca relatif cerah berawan memungkinkan kondisi pencarian berlanjut dengan gelombang 0,5-2 meter. Vicky, yang sudah aktif SAR sejak 2012, menekankan pentingnya persiapan fisik dan mental serta perlengkapan pelindung demi keselamatan tim di tengah risiko tinggi. Pengalaman sebelumnya di banjir Garut 2016 dan Sumatera Barat 2025 menjadi pembelajaran krusial dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 10.21
Pencarian Jurnalis Hilang Hari Kesembilan Dipersempit di Pesisir Selat Sunda
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 14.41
Hari ke-8 Pencarian 5 Jurnalis Hilang, Tim SAR Sisir Daratan Pulau Sertung, Rakata dan Panjang
Detik.com · 15 September 2026 pukul 13.28
Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas hingga Bengkulu
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 12.56
FOTO: Pencarian Jurnalis Hilang Diperluas ke Pulau Enggano Bengkulu
Berita terkait
"Saya Percaya Masih Akan Bertemu Arbas"
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 19.26
Pimpinan Komisi V DPR Minta Basarnas Maksimalkan Pencarian Jurnalis yang Hilang
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 16.41
Gubernur Banten Ikut Terjun Sisir Pulau Rakata Cari 5 Jurnalis
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 14.43
Basarnas Lampung Kerahkan Dua RIB Cari 5 Jurnalis yang Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 11.44