Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Cerita Jemaah Umrah Terjebak Dampak Erupsi Anak Krakatau, Bermalam di Soetta

Erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan penutupan operasional sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) hingga pukul 18.00 WIB pada Senin (7/9). Akibatnya, sejumlah calon penumpang terpaksa mengubah rencana penerbangannya. Di antaranya, Aisyah (37), seorang calon jemaah umrah dari Jember, Jawa Timur, bersama suami dan temannya terpaksa menginap di musala Terminal 3 Soetta setelah penerbangan mereka dengan maskapai Saudia ke Madinah, Arab Saudi yang seharusnya berangkat Minggu (6/9) pukul 15.50 WIB, dibatalkan. Mereka sempat menerima informasi jadwal baru pukul 09.25 WIB Senin, namun penerbangan tersebut juga dibatalkan. Akhirnya, mereka memilih untuk tidak langsung melakukan reschedule atau refund, melainkan menunggu kepastian dari pihak maskapai terkait status tiket mereka.

Beberapa penumpang lain juga terdampak penutupan ini. Arki (68), yang seharusnya terbang ke Melbourne dengan Garuda Indonesia pada Senin pukul 01.55 WIB, memilih untuk melakukan reschedule di kantor maskapai karena kesulitan mengakses layanan online. Ia khawatir jika refund dilakukan, harganya tiket baru bisa lebih mahal. Ibnu (30), penumpang Garuda Indonesia ke Jepang yang dijadwalkan berangkat pukul 12.30 WIB, juga datang ke bandara untuk memastikan jadwal penggantinya. Setelah mengurus reschedule, ia langsung pulang tanpa menunggu di bandara.

Penutupan operasional bandara ini disebabkan oleh adanya abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang menimbulkan risiko bagi operasional penerbangan. Pihak bandara telah mengeluarkan NOTAM A3373/26 yang menyatakan penutupan sementara hingga pukul 18.00 WIB. Para penumpang yang terdampak diharapkan tetap menunggu informasi resmi dari maskapai masing-masing untuk penjadwalan ulang atau pengembalian dana.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait