Cerita Penjual WiFi Voucher Rp 2 Ribu: dari Pandemi, Kini Dinikmati Banyak Orang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang warga di Gang Rambutan, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Defis (42), mengelola sistem internet berbasis voucher dengan harga mulai dari Rp 2.000. Sistem ini awalnya dibuat untuk membantu warga, terutama anak-anak sekolah, mengakses internet saat pandemi Covid-19 yang mendorong kegiatan belajar menjadi daring. Awalnya, Defis menggunakan kabel LAN untuk menyebarkan koneksi dari satu titik ke titik lainnya secara bertahap. Seiring permintaan meningkat, ia beralih ke penggunaan server dan sistem login berbasis voucher melalui perangkat Mikrotik. Harga voucher yang murah dan tidak ada tagihan tetap bulanan menjadi daya tarik utama bagi pengguna, baik anak-anak, orang tua, hingga warga dari berbagai kelompok usia. Sistem ini juga melibatkan warung lokal sebagai penjual voucher, sehingga tidak hanya membantu warga tetapi juga memberi peluang tambahan bagi pelaku UMKM di lingkungan.
Bagikan
Berita terkait
Modal Rp 500 Ribu, Warga Sunter Sulap Gang Jadi Kampung Kemerdekaan
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 18.05
Hari Pelanggan Nasional, Pelaku UMKM Ini Buktikan Usaha Rumahan Jadi Bisnis Besar
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 22.38
Perkuat Hilirisasi Desa, Menkop Dorong KDKMP Jadi Offtaker Produk Unggulan
Detik.com · 4 September 2026 pukul 21.41
Pramono Anung Sebut Flona 2026 Simbol Keberagaman Warga Jakarta
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 20.04