Cerita Purnama, Bocah 12 Tahun yang Mengejar Cita-Cita Besar dari Tengah Keterbatasan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Purnama, bocah 12 tahun dari Cisarua, Bandung Barat, bertekad menjadi pesepak bola profesional meski tumbuh di lingkungan sederhana. Ia berlatih sejak usia delapan tahun, rutin tiga kali seminggu di samping warung makan milik orang tuanya. Dukungan ayahnya yang menyaksikan dari balik etalase menjadi motivasi, meski kondisi ekonomi keluarga menjadi tantangan. Kesempatan mengikuti McDonald's Football Clinic memungkinkan Purnama berlatih bersama pelatih nasional Indra Sjafri dan legenda Atep, memberikan dorongan baru bagi mimpinya.
McDonald's Indonesia menggelar klinik sepak bola untuk 200 anak berusia 8–12 tahun di Jakarta dan Bandung, sebagai bagian dari perayaan 35 tahun merek dan kampanye FIFA World Cup. Program ini juga memberikan akses gratis bagi 40 anak dari komunitas prasejahtera, serta jersey dan sepatu kepada 200 anak di dua SSB. Latihan selama 70 menit mencakup passing, shooting, dan small-sided games, dengan fokus pada teknik dan karakter seperti disiplin dan kerja sama.
Indra Sjafri menekankan bahwa bakat sepak bola tidak selalu berasal dari akademi besar. Anak-anak seperti Purnama membuktikan bahwa semangat dan kesempatan yang tepat dapat membentuk karakter serta kemampuan teknis. Klinik ini bertujuan memberi pengalaman nyata bagi anak untuk percaya pada mimpi dan terus berlatih, mendukung perkembangan bakat dan karakter generasi muda.
Bagikan
Berita terkait
Semai Cinta Bulu Tangkis Sejak Dini, Festival SenengMinton 2026 Sukses Digelar di Magelang
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 20.51
MilkLife Festival Seneng Minton 2026 Wadah Kecintaan Bulu Tangkis Sejak Dini di Magelang
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 18.33
Kisah Ngadimin Tukang Becak Usia 70 Tahun di Kudus: Saya Masih Semangat Bekerja
kumparan · 18 September 2026 pukul 14.35
Sepak Bola Putri Usia SD Mulai Bergeliat di Semarang, 18 Tim Turun Berlaga
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 19.30