Cerita WNI Korban Pembajakan MT Honour 25: Ditembak hingga Pura-pura Mati
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Duta Besar RI untuk Kenya Tyas Baskoro Her Witjaksono Adji melaporkan keadaan Fiki Mutakin (25), korban pembajakan MT Honour 25 di Somalia. Fiki sempat ditembak pembajak setelah dimintai untuk menurunkan sekoci dan mengoperasikan crane. Ia memilih pura-pura mati untuk menghindari penembakan kembali. Beberapa pembajak yang dekat dengan ABK ikut membantunya, termasuk yang sedih melihat Fiki terluka. Setelah dikemaskan dan ditutupi tubuhnya, pembajak menganggapnya sudah meninggal. Fiki diturunkan di Bandar Bayla, Puntland, dan dirawat di RS Garowe selama pemulihan. Pemerintah Puntland terus memberi informasi kepada Indonesia. Operasi pembebasan keempat WNI berhasil pada 29 September 2026. Mereka disandera selama 5 bulan 10 hari. Korban jiwa dalam pembajakan adalah tiga Pakistan, satu India, dan satu Myanmar. Semua ABK Indonesia selamat, satu terluka di kaki.
Bagikan
Berita terkait
Bebas dari Penyanderaan Perompak Somalia, 4 ABK WNI Tiba di Bandara Soetta Malam Ini
JPNN.com · 6 Oktober 2026 pukul 20.22
4 WNI yang Disandera Perompak Somalia Tiba di RI, Tangis Keluarga Pecah
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 19.17
Oposisi Sentil Netanyahu Manfaatkan Pembajakan Flydubai: Politik Murahan
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 20.07
FlyDubai Menangguhkan Penerbangan ke Israel setelah Dugaan Upaya Pembajakan
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 15.47