China Mendadak Bangun 'Hong Kong' Baru Bernilai Rp2.000 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

China mengembangkan Pulau Hainan menjadi Kawasan Perdagangan Bebas (Hainan Free Trade Port) dengan nilai sekitar US$113 miliar (Rp2.000 triliun). Proyek ini memisahkan operasional kepabeanan Hainan dari daratan utama untuk meningkatkan akses perdagangan dan investasi. Tujuannya menjadikan Hainan alternatif baru Hong Kong dengan pemangkasan tarif dan pelonggaran regulasi. Langkah ini meningkatkan barang bebas tarif dari 21% ke 74%, dan memperluas kategori barang bebas bea lebih dari tiga kali lipat hingga 6.600 kategori. Barang yang diproses di Hainan dapat masuk ke daratan tanpa tarif jika nilai tambah lokalnya melebihi 30%. Proyek ini juga membuka akses entitas asing ke layanan sebelumnya dibatasi dan menyederhanakan prosedur investasi lintas batas. Diharapkan mempercepat integrasi rantai pasok dan memperkuat hubungan ekonomi dengan Asia Tenggara. Wakil Perdana Menteri He Lifeng menyatakan pelabuhan ini akan menjadi gerbang vital untuk keterbukaan ekonomi China. Pasar merespons positif dengan saham China dan Hong Kong menguat, sementara analis menilai Hainan sebagai medan uji rendah risiko untuk transisi kekini China.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 3 Oktober 2026 pukul 20.15
Ekonomi Vietnam Lari Kencang, Meroket 9,95% di Kuartal III 2026
Berita terkait
Indonesia-China Sepakat Percepat Persiapan Perundingan CEPA
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 20.47
Lawatan ke AS, Xi Jinping Dikabarkan Akan Bawa Rombongan CEO
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 21.30
Rating Agency China Puji Iklim Investasi RI, Sugiono: Ini Kepercayaan Besar
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 15.10
China Bangun "Hong Kong Baru" Dekat RI, Nilainya Rp2.000 T
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 17.45