China Siapkan Invasi Taiwan Tahun Depan, tapi AS Ragu, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para pejabat Amerika Serikat menilai kemungkinan invasi militer China terhadap Taiwan sebelum 2028 semakin mengecil. Padahal, Presiden China Xi Jinping pernah menginstruksikan militer untuk siap merebut Taiwan pada 2027. Penundaan ini diduga disebabkan oleh kampanye antikorupsi Partai Komunis China yang menghambat kesiapan militer, serta keinginan Beijing untuk menunggu hasil pemilu Taiwan 2028. Pejabat AS berharap pemilu tersebut dapat menghasilkan pemerintahan yang lebih kooperatif dengan China. Jika Partai Progresif Demokratik (DPP) yang mendukung identitas terpisah Taiwan memenangkan lagi, terutama jika Presiden Lai Ching-te terpilih kembali, kemungkinan tekanan militer China akan meningkat setelah 2028. Lai dan DPP tetap menolak klaim China atas Taiwan, sementara Beijing menyatakan Taiwan sebagai bagian tak terpisahkan dari wilayahnya. Penilaian ini memperbarui pemahaman sebelumnya bahwa China mengincar kesiapan militer pada 2027, bertepatan dengan peringatan 100 tahun Tentara Pembebasan Rakyat China. China belum pernah membuka-buka konfirmasi rencana serangan tersebut, dan Pentagon enggan memberikan komentar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 29 September 2026 pukul 16.44
China Minta Pemimpin Jepang 'Perbaiki' Sikap terkait Taiwan
Berita terkait
Trump soal Tawarkan Senjata AS ke Xi Jinping: Kami Lebih Baik dari Mereka
Detik.com · 29 September 2026 pukul 04.02
Trump Disebut Tawarkan Jual Senjata ke Xi Jinping, China Respons
kumparan · 28 September 2026 pukul 18.12
Sales Sejati! Trump Jualan Senjata AS ke China, Langsung Ngomong ke Xi
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 14.30
China Kirim 2 Panda Raksasa ke AS
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 15.05