Cuaca Ekstrem Terjang Selat Bali, ASDP Siapkan Skema Mitigasi & Antrean
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang menunda sementara operasional penyeberangan Selat Bali yang menghubungkan Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk. Penundaan ini merupakan langkah antisipatif menyusul cuaca ekstrem berupa gelombang tinggi dan angin kencang yang menerjang wilayah perairan tersebut dalam beberapa hari terakhir.
General Manager Arief Eko Kurniansjah menegaskan bahwa keputusan operasional bersifat dinamis dan berfokus pada keselamatan pelayaran. Setiap keputusan didasarkan pada rekomendasi cuaca maritim dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta hasil koordinasi dengan seluruh otoritas terkait, termasuk Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tanjung Wangi, Satuan Pelabuhan Penyeberangan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur, BMKG, dan pihak kepolisian.
ASDP memastikan layanan penyeberangan akan langsung dibuka kembali begitu kondisi cuaca dinyatakan aman oleh BMKG. Untuk mengantisipasi kemacetan dan menjaga kelancaran distribusi logistik, ASDP telah menyiapkan sejumlah langkah taktis guna meminimalkan dampak pada masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Bagikan
Berita terkait
Cuaca Ekstrem, ASDP Siapkan Penundaan Sementara Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 10.35
Ada 2 bibit siklon tropis, BMKG: Waspada ombak setinggi 4 meter di RI
ANTARA News · 4 Agustus 2026 pukul 12.09
China Digempur Cuaca Ekstrem, Xi Jinping Soroti Mitigasi Bencana
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 05.00
Swis Dilanda Kekeringan Ekstrem, Warga Dilarang Cuci Mobil dan Siram Tanaman
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 04.56