Curhat Sopir Angkot di Serang Sepi Penumpang: Nggak Ada Uang Bayar Pajak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Angkutan kota di Kota Serang, Banten, mengalami penurunan penumpang sejak 2010 hingga 2026. Sopir seperti Said dan Juned mengaku tidak mampu membayar pajak kendaraan dan uji KIR karena pemasukan sangat rendah. Pada Kamis (12/8/2026), beberapa angkot jurusan Warung Pojok-Petir ngetem di pinggir jalan tak bergelayu lebih dari satu jam. Beberapa kendaraan sudah mati pajak sejak 2018, bahkan ada yang tak punya bemper belakang. Penumpang hanya dapat Rp 2.000-Rp 5.000 per perjalanan, sementara biaya operasional mencapai Rp 50.000 dari rumah ke bekal. Sopir meminta pemerintah memberikan solusi agar kembali ramai penumpang.
Bagikan
Berita terkait
Jadwal Samsat Keliling di Buleleng Bali Minggu (27/9), Cek Lokasinya!
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 06.20
Jadwal Samsat Keliling di Bali Sabtu (26/9), Cek Lokasinya!
JPNN.com · 26 September 2026 pukul 05.44
Jadwal Samsat Keliling di Bali Rabu (23/9), Cek Lokasinya!
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 05.49
Polda Banten Tindaklanjuti Info Penyalahgunaan BBM di Empat Lokasi
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 16.52