Curhat Sopir Angkot di Serang Sepi Penumpang: Nggak Ada Uang Bayar Pajak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Angkutan kota di Kota Serang, Banten, mengalami penurunan penumpang sejak 2010 hingga 2026. Sopir seperti Said dan Juned mengaku tidak mampu membayar pajak kendaraan dan uji KIR karena pemasukan sangat rendah. Pada Kamis (12/8/2026), beberapa angkot jurusan Warung Pojok-Petir ngetem di pinggir jalan tak bergelayu lebih dari satu jam. Beberapa kendaraan sudah mati pajak sejak 2018, bahkan ada yang tak punya bemper belakang. Penumpang hanya dapat Rp 2.000-Rp 5.000 per perjalanan, sementara biaya operasional mencapai Rp 50.000 dari rumah ke bekal. Sopir meminta pemerintah memberikan solusi agar kembali ramai penumpang.
Bagikan
Berita terkait
Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling di Bali Jumat (14/8), Silakan Cek!
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 06.49
Dindikbud: Kota Serang Kekurangan Ratusan Guru SD dan SMP
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 12.07
Dorong Digitalisasi Daerah, BI Hadirkan Layanan Samsat dan Mall Siap QRIS Tap di Palu
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 23.24
Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling di Bali Selasa (11/8), Silakan Cek!
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 07.41