Dampak Abu Anak Krakatau: 1 Bandara Sudah Beroperasi Sedang 7 Bandara Masih Ditutup Sampai 18.00 WIB
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Imbas paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, AirNav Indonesia memperpanjang penutupan sementara tujuh bandar udara di Indonesia hingga pukul 18.00 WIB pada Senin, 7 September 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keselamatan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik yang masih membahayakan ruang udara. Dua bandara utama terdampak adalah Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) di Tangerang dan Bandar Udara Halim Perdanakusuma (HLP) di Jakarta. Penyesuaian operasional dilakukan secara dinamis berdasarkan pemantauan kondisi meteorologi udara terbaru. Sebelumnya, Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung juga sempat mengumumkan penutupan sementara akibat dampak yang sama. AirNav Indonesia terus memantau kondisi dan akan menyesuaikan keputusan penutupan berdasarkan kondisi yang ada di lapangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 September 2026 pukul 20.24
Bandara Soetta, Halim hingga Husein Sastranegara Ditutup Sampai Pukul 23.59 WIB
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 20.18
8 Bandara Tutup hingga Tengah Malam Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 09.30
Imbas Abu Anak Krakatau, Soetta-Halim Ditutup hingga 18.00 WIB
Berita terkait
7 Bandara Ditutup, 2.300 Penerbangan Terdampak
Detik.com · 7 September 2026 pukul 10.37
Gunung Merapi Meluncurkan 14 Kali Guguran Lava pada Minggu, 6 September 2026
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 09.15
Gunung Anak Krakatau Siaga, Pemkot Tangsel Minta Warga Tenang dan Tetap Waspada
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 08.06
Garuda Batalkan Penerbangan, Penumpang Bisa Refund-Jadwal Ulang
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 04.20