Dampak Gempa NTT, Wisatawan Tiongkok Dilaporkan Terluka
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengonfirmasi sejumlah warga negaranya terluka akibat gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang NTT pada 15 Agustus. Pemerintah Tiongkok mengaktifkan mekanisme tanggap darurat melalui konsuler di Denpasar. Juru bicara Lin Jian mengungkapkan duka cita dan menyatakan ada beberapa warga negara Tiongkok yang mengalami luka.
Data BNPB per 15 Agustus pukul 15.00 WIB mencatat 38 orang meninggal dan sekitar 2.000 jiwa terdampak. Di sektor pariwisata, BPOLBF mencatat kerusakan fasilitas akomodasi bervariasi. Sebanyak 986 wisatawan tertahan di Pulau Padar berhasil dievakuasi ke Labuan Bajo setelah KSOP membuka layanan pelayaran. Dua turis Tiongkok terluka di Hotel Jayakarta dan dirawat di RS Siloam Labuan Bajo. Seluruh tamu hotel dievakuasi ke titik aman seperti Natas Parapuar dan Lapangan RSUD Komodo.
Operasional Bandara Komodo berjalan dengan pembatasan teknis, layanan pelayaran dibuka bertahap. Listrik dan internet di sebagian besar akomodasi sudah normal. Pemerintah setempat menutup 151 objek wisata, 157 lokasi perkemahan, dan menghentikan operasional lebih dari 4.100 penginapan pedesaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 17.05
BNPB Ungkap Tak Ada Lagi Laporan Warga yang Hilang di Wilayah Gempa NTT
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 19.00
Gempa NTT, BNPB Aktifkan Posko dan Fokus Evakuasi Korban yang Terjebak
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 22.18
Personel dari 3 Polda Bergerak Bantu Tangani Dampak Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di NTT
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 18.30
TNI Kerahkan 1.267 Personel Tangani Dampak Gempa NTT
Berita terkait
Data Terkini Korban Gempa Dahsyat di NTT: 38 Meninggal-2.000 Mengungsi
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 15.55
BNPB Catat 14 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa NTT
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 14.15
Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban Gempa Nagekeo NTT, Satu Meninggal Dunia
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 13.55
BNPB Verifikasi Data Gempa NTT: 1 Korban Meninggal, 2.000 Warga Evakuasi Mandiri
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 10.39