Dampak Kekeringan Meluas, 13 Kecamatan di Tangerang Krisis Air Bersih
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kekeringan akibat kemarau ekstrem sejak Mei 2026 menyebabkan krisis air bersih di 13 kecamatan di Kabupaten Tangerang. Dampaknya, 6.260 jiwa atau 1.565 kepala keluarga terdampak, dengan 64 desa dan kelurahan terkena dampak. Kecamatan yang terdampak meliputi Legok, Tigaraksa, Jambe, Panongan, Rajeg, Kronjo, Curug, Kelapa Dua, Cikupa, Sukadiri, Balaraja, Mekar Baru, dan Pagedangan. Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menyatakan kemarau ekstrem diperkirakan masih berlanjut hingga Oktober 2026. Dampak kekeringan tidak hanya terbatas pada kekurangan air bersih, tetapi juga meningkatkan risiko kebakaran dan potensi gagal panen di lahan pertanian.
Bagikan
Berita terkait
75,4 Juta Liter Air Bersih Disalurkan untuk Atasi Kekeringan di Jateng
Detik.com · 30 September 2026 pukul 13.21
Siaga Darurat Kekeringan di Kulon Progo Diperpanjang, Anggaran Bertambah
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 23.37
1 Juta Warga Jabar Terdampak Kekeringan, Daerah Ini Paling Parah
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 16.20
Cerita Warga Kunciran Tangerang Antre Bantuan Air Akibat Kekeringan
CNN Indonesia · 19 September 2026 pukul 15.28