Dampak Kekeringan Meluas, 13 Kecamatan di Tangerang Krisis Air Bersih
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kekeringan akibat kemarau ekstrem sejak Mei 2026 menyebabkan krisis air bersih di 13 kecamatan di Kabupaten Tangerang. Dampaknya, 6.260 jiwa atau 1.565 kepala keluarga terdampak, dengan 64 desa dan kelurahan terkena dampak. Kecamatan yang terdampak meliputi Legok, Tigaraksa, Jambe, Panongan, Rajeg, Kronjo, Curug, Kelapa Dua, Cikupa, Sukadiri, Balaraja, Mekar Baru, dan Pagedangan. Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menyatakan kemarau ekstrem diperkirakan masih berlanjut hingga Oktober 2026. Dampak kekeringan tidak hanya terbatas pada kekurangan air bersih, tetapi juga meningkatkan risiko kebakaran dan potensi gagal panen di lahan pertanian.
Bagikan
Berita terkait
Pemprov Jabar Salurkan 8,7 Juta Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 13.00
Terdampak kemarau, sejumlah warga di Grobogan manfaatkan air belik
ANTARA News · 13 Agustus 2026 pukul 18.53
Kemensos Salurkan Air Bersih ke Ribuan Warga Pangandaran Korban Kekeringan
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 15.45
Petaka El Nino Makin Parah, Ilmuwan Peringatkan Dampaknya di Indonesia
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 15.30