Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

Dana Jumbo Elon Musk dan Trump Saat Posisi Republik Terancam

Posisi Partai Republik terancam dalam pemilihan paruh waktu 2026 di AS, menurut laporan Detik.com. Jajak pendapat menunjukkan Demokrat lebih unggul, sehingga Partai Republik berisiko kehilangan satu kamar Kongres. Untuk menghadapi ancaman ini, Presiden Donald Trump dan miliarder Elon Musk mulai menggelontorkan dana besar untuk mendukung partainya. Trump menyatakan rencana mengalokasikan antara $400 juta hingga $500 juta untuk meningkatkan dukungan Republik dalam pemilihan ini. Komite aksi politik terafiliasi Trump, No Going Back, telah memesan lebih dari $74 juta untuk iklan di 15 pemilihan DPR dan enam pemilihan Senat di negara bagian medan pertempuran seperti Alaska, Georgia, Michigan, North Carolina, New Hampshire, dan Ohio. Sebagian besar dana, yakni $15,7 juta, digunakan untuk iklan di Michigan, di mana kandidat yang didukung sosialis demokrat Abdul El-Sayed unggul dari lawan Republiknya Mike Rogers. El-Sayed juga menjadi sasaran iklan yang memutar ulang wawancaranya tentang pengawasan polisi dan pengurangan anggaran kepolisian. PAC milik Musk dan MAGA Inc. masing-masing menggelontorkan $2,6 juta dan $10 jiliun untuk pemilihan Senat di Texas, di mana Jaksa Agung negara bagian Ken Paxton berisiko kalah dari Demokrat James Talarico yang unggul 2,1 poin dalam rata-rata jajak pendapat Nate Silver. Ahli strategi Republik Brad Dayspring menyatakan bahwa partai harus menghabiskan dana sungguhan untuk mempertahankan wilayah yang diperluas, terutama dengan dukungan finansial langsung dari Trump dan Musk.

Berita terkait