Dari Bandung, Puluhan Tokoh Nyatakan Mosi Kebangsaan Indonesia, Ini 5 Poin yang Disuarakan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Puluhan tokoh dari berbagai latar belakang menggelar pertemuan di kawasan Monumen Penjara Banceuy, Kota Bandung, guna menyampaikan Mosi Kebangsaan Indonesia. Gerakan moral ini dipimpin oleh Abdy Yuhana bersama rekannya, Paskah Irianto dan Tavip Ginting. Acara ini diselenggarakan bertepatan dengan momentum 81 tahun perjalanan Indonesia sejak para pendiri bangsa menetapkan fondasi konstitusional negara pada 18 Agustus 1945 silam.
Penyampaian mosi tersebut dilatarbelakangi oleh keprihatinan serta kegelisahan para tokoh terhadap kondisi kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini. Abdy Yuhana menjelaskan bahwa perjalanan Indonesia dalam kurun satu dekade terakhir menghadapi berbagai tantangan berat. Permasalahan utama yang disoroti mencakup ketimpangan ekonomi, persoalan dinamika sosial-politik, isu kelestarian lingkungan hidup, hingga ancaman melemahnya kohesi sosial di kalangan masyarakat luas.
Melalui seruan ini, para tokoh mendesak agar jalannya penyelenggaraan Negara Kesatuan Republik Indonesia dikembalikan sepenuhnya pada jalur visi Negara Pancasila. Abdy menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak boleh berhenti sekadar menjadi simbol formalitas semata. Pancasila harus diimplementasikan secara nyata sebagai fondasi utama serta pedoman dasar dalam setiap pengambilan kebijakan publik yang menyangkut hajat hidup masyarakat.
Bagikan
Berita terkait
Kemenkum Bali Gelar Hari Kesaktian Pancasila, Komitmen Menjaga Nilai Kebangsaan
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.55
Keffiyeh untuk Megawati, Pesan Kemerdekaan Palestina Kembali Disuarakan
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 19.08
Pesan Muzani Finalis LKBB-PB: Utamakan Kepentingan Negara di Atas Segalanya
kumparan · 5 September 2026 pukul 19.38
81 Tahun Merdeka, Aktivis Ajak Perkuat Keteladanan dan Nilai Kebangsaan
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 16.07