Dari Jawa Tengah, Indonesia Siap jadi Kiblat Penjurian MTQ di Kancah Internasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Agama Indonesia, Nasaruddin Umar, menekankan perluaran penyempurnaan standar penilaian Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) untuk menjadi kiblat penjurian internasional. Dengan 162 pengawas dan hakim yang dikukuhkan untuk MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang, proses penilaian dilakukan berkelanjutan dengan pelatihan dan standar yang ketat. Indonesia memiliki keunggulan karena MTQ berjalan konsisten sejak 1969, mendapatkan 847 peserta dari 12 provinsi serta ekspresi tilawah bahasa isyarat pertama untuk inklusivitas. Kualitas hakim menjadi fokus utama dengan penekanan pada integritas serta kerja sama dengan Dewan Pengawas untuk memastikan penilaian adil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 11.52
Menag Nasaruddin Umar: MTQ Nasional 2026 Meriah Bukan Hanya Oleh Umat Islam
Detik.com · 12 September 2026 pukul 10.19
Walkot Semarang Pastikan Kesiapan Sarana Publik Jelang Pembukaan MTQ XXXI
kumparan · 12 September 2026 pukul 09.12
MTQ Nasional 2026 di Jateng Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 19.10
MTQ Nasional Bikin Okupansi Hotel di Semarang Tembus 90 Persen
Berita terkait
MTQ Nasional XXXI Dimulai, Menag: Jadikan Al-Quran sebagai Sikap dan Perilaku Sehari-hari
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 17.33
MTQ Nasional XXXI, Menag: Jadikan Al-Qur’an sebagai Living Quran
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.54
Menjelang Pembukaan MTQ Nasional, Lapak PKL di Simpang Lima Semarang Direlokasi
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 14.48
Pawai Taaruf MTQ di Semarang Berubah Jadi Panggung Budaya
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 16.25