Jakarta · Sabtu, 22 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Dari Luka Menjadi Kekuatan, Kisah Bangkit Penyintas Terorisme

Tony Soemarno, penyintas Bom Hotel J.W. Marriott 2003, dan Mariane Ka'awoan, penyintas Bom Pasar Tentena 2005, menunjukkan proses pemulihan dari trauma terorisme yang melibatkan dukungan psikologis, fisik, dan hak dari negara. Tony mengalami luka fisik serta trauma psikologis yang membutuhkan waktu, dukungan, dan keberanian untuk bangkit. Dengan pendampingan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Tony menemukan makna hidup baru melalui pengampunan dan menulis buku 'The Power of Forgiveness', sekaligus bertemu narapidana terorisme untuk mempromosikan perdamaan. Mariane menekankan pentingnya memaafkan demi kedamaan, karena kebencian tidak menghantarkan kedamaan. Kisah keduanya mencerminkan tema 'Healing Through Memories' dalam Peringatan Hari Internasional Korban Terorisme 2026, menunjukkan bahwa pemulihan penyintas membutuhkan dukungan negara untuk mengubah luka menjadi kekuatan. Tag: teroris luka bnpt pemulihan penyintas perdamaan indonesia"، "tags": ["teroris", "luka", "bnpt", "pemulihan", "perdamaan"]

Berita terkait