Dari pengalaman Palue, Prabowo minta BRIN bangun teknologi desalinasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Badan Riset, Inovasi, dan Teknologi (BRIN) serta kampus-kampus untuk mengembangkan teknologi desalinasi air laut secara mandiri. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi penanganan dampak bencana di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah mendengar laporan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo tentang kelangkaan air bersih di Pulau Palue yang terdampak gempa di Kabupaten Sikka, NTT. Presiden menekankan bahwa air merupakan kebutuhan vital, terutama pasca-bencana, dan meminta teknologi desalinasi segera dikirim ke daerah-daerah yang sangat membutuhkan. Ia juga menyatakan bahwa kemajuan teknologi kini membuat desalinasi lebih terjangkau, bahkan hingga tingkat desa, berbeda dengan 30 tahun lalu yang hanya terjangkau untuk negara kaya. Presiden menekankan pentingnya membangun kembali daerah yang terdampak agar lebih kuat, produktif, dan tangguh, serta menyoroti pengembangan PLTS dan kawasan perikanan di NTT sebagai bagian dari pemulihan pasca-bencana.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 15.09
Krisis Air Bersih di Palue, Prabowo Minta Teknologi Desalinasi Segera Dikirim
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 21.53
Prabowo Sebut NTT Daerah yang Sangat Potensial, Singgung soal Cendana
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 21.40
Prabowo Dukung Pembukaan Lahan Pertanian 8.000 Ha di Nagekeo
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 21.16
Momen Bahagia Anak-Anak Pengungsi Nagekeo Bertemu Prabowo, Ajak Presiden Nyanyi Oke Gas
Berita terkait
Presiden Prabowo Janji akan Membangun Kembali NTT
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 18.52
Prabowo Kucurkan Rp 200 Miliar untuk Penanganan Gempa NTT
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 17.33
Momen Canda Prabowo dengan Bocah di NTT: Yang Dia Ingat Oke Gas
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 17.11
Pascagempa NTT, Prabowo Minta Penghijauan dengan Target 10 Tahun
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 17.10