Dari Ruang Belajar ke Ekosistem Bisnis, Solopreneur Kini Dibidik untuk Naik Kelas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Saqu memperluas program pendampingan solopreneur melalui Solopreneur Society: The Founders Club. Program ini bertransformasi dari sekadar ruang belajar (Academy) menjadi ekosistem pertumbuhan yang menghubungkan para founder dengan jaringan bisnis, peluang kolaborasi, serta solusi finansial. Inisiatif ini didukung kolaborasi dengan IDN dan mitra industri seperti Otten Coffee untuk memberikan wawasan spesifik pada sektor F&B, kopi, MICE, dan AI.
Urgensi ekosistem ini diperkuat oleh laporan Striving to Thrive 2024/25, yang mencatat lebih dari 50% usaha mikro dan kecil yang mendapat dukungan bisnis mengalami peningkatan pendapatan, dibandingkan hanya 37% bagi yang tidak mendapat dukungan. Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, Bank Saqu menyediakan fasilitas finansial seperti Saku Kredit hingga Rp30 juta dan Kredit Modal Kerja guna membantu operasional serta pengembangan usaha para solopreneur.
Bagikan
Berita terkait
Bank Saqu Hubungkan Ekosistem dan Peluang Bisnis Melalui Solopreneur Society
kumparan · 8 September 2026 pukul 11.30
Kementerian UMKM Dorong CSR Jadi Bagian Bisnis Inti Perusahaan
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 16.56
Kredit Bank Saqu Tumbuh jadi Rp 8,6 Triliun hingga Juni 2026
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 10.37
1.400 UMKM Dibekali Strategi Digital dan Teknologi AI
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 22.01