Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Dari Tali Baja ke Jembatan Perintis, Asa Warga Desa Sikundo Segera Terwujud

Jembatan gantung penghubung Dusun Sarah Sare dan Dusun Durian di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, rusak akibat bencana hidrometeorologi akhir tahun lalu. Warga terpaksa meniti jembatan tali baja untuk ke sekolah, kebun, dan tempat beraktivitas. Kini pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda mulai dikerjakan dan ditargetkan dapat diakses pada akhir Agustus 2026.

Jembatan ini memiliki panjang sekitar 100 meter, lebar 1,2 meter, mampu dilintasi kendaraan roda dua dan roda tiga, dengan kapasitas beban maksimal satu ton. Pembangunan dikerjakan 35 prajurit TNI dari Dandenzibang 1/IM Meulaboh. Koordinator Lapangan Letkol Czi Azhari Lubis menyatakan target penyelesaian 45 hari, dan pengerjaan sudah berjalan lebih dari seminggu. Tahap pekerjaan kini memasuki penguatan dan pengecoran tiang fondasi.

Kehadiran jembatan ini diharapkan memulihkan akses antardusun, memudahkan pengangkutan hasil perkebunan, serta memberi jalur lebih aman bagi anak-anak ke sekolah. Perwakilan Tim Satgas PRR Aceh dari Kemendagri, Imran, mengapresiasi keterlibatan TNI dalam percepatan pemulihan infrastruktur. Peninjauan tersebut juga mencakup perbaikan sawah rusak ringan di Desa Jambak dan penanganan abrasi tanggul sungai di Kecamatan Pante Ceureumen.

Berita terkait