Dari Trauma hingga Pemulihan, Kisah Penyintas Diterjemahkan Menjadi Fashion di PIK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Augea Fashion Show di Sunset Pier, Pantai Indah Kapuk (PIJ) menghadirkan konsep busana yang menerjemahkan trauma dan pengalaman korban kekerasan seksual menjadi karya desain. Setiap koleksi dirancang untuk membawa cerita tentang perjalanan emosional penyintas, dari ketakutan dan luka hingga proses pemulihan diri. Desainer Wardatussyifa mengeksplorasi siluet, tekstur, dan detail sebagai representasi visual dari pengalaman tersebut.
Peragaan busana ini melibatkan model anak-anak serta figur muda seperti Clara Shafira (Miss Universe Indonesia 2024), Celine Nono (Unique Face Puteri Indonesia 2025), Harumi Anya, Lula Almadira, Daniel Ming, dan Vallerie Wardhana. Acara yang digagas Augea Buddy bersama Friends Hub dengan dukungan Commercial Retail 2 Agung Sedayu Group (ASG) mengangkat isu child protection dan safe communities melalui pendekatan fashion dan seni visual yang relevan dengan anak muda. Ausyifa menekankan fashion dipilih sebagai medium komunikasi karena mampu menyampaikan emosi tanpa bergantung pada kata-kata.
Bagikan
Berita terkait
Inspiratif! Anak-anak Berkebutuhan Khusus Melangkah ke Runway
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 17.56
Sugoi Desu Pro Dorong Talenta Muda Kembangkan Kreativitas lewat Cosplay dan Fashion
JawaPos · 16 Agustus 2026 pukul 00.16
Supernova 2026 Jadi Panggung Debut 11 Desainer Muda FSRD IKJ
JPNN.com · 9 Agustus 2026 pukul 00.29
Kompetisi Padel WBI Makin Meriah dengan Fashion Show dan Pertandingan Artis
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 16.00