Darurat DHA, Delapan dari 10 Anak Indonesia Kekurangan Nutrisi Otak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Studi yang dipublikasikan dalam British Journal of Nutrition pada 2016 menunjukkan 8 dari 10 anak Indonesia usia 4-12 tahun kekurangan asupan EPA dan DHA di bawah rekomendasi FAO/WHO. DHA penting untuk perkembangan dan fungsi otak serta sistem saraf anak. Dr. Shyrien Amalina MSc, SpA menjelaskan bahwa ketika anak masuk sekolah dasar (usia 7-12 tahun), preferensi minuman berubah drastis dari susu menjadi minuman bercita rasa seperti cokelat, teh kemasan, atau minuman ringan. Susu menjadi sumber DHA yang mudah dikonsumsi oleh anak-anak namun mulai ditinggalkan.
Bagikan
Berita terkait
Bunda PAUD Lampung Ajak Orang Tua Jadi Teladan Hidup Sehat Anak
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 20.10
Mengapa Anak Sering Bertanya Hal yang Sama? Ini Alasan dari Cara Kerja Otaknya
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 04.27
7 Manfaat Susu, Wanita Pasti Suka
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 09.28
Video: Kebutuhan Susu Melonjak Imbas MBG, Tapi Sayang 75% Masih Impor
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 12.27