Data Bansos Error di DTSEN, Pemerintah Buka Layanan Ralat Mandiri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah membuka layanan ralat mandiri untuk memperbaiki data penerima bantuan sosial (bansos) di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Menteri Sosial Saifullah Yusuf meminta masyarakat melaporkan jika ada data yang tidak sesuai, seperti warga yang seharusya mendapat bansos tetapi tidak terdata (exclusion error), atau sebaliknya (inclusion error). Akurasi data menjadi kunci agar program bantuan tepat sasaran.
Berbagai kanal pengaduan tersedia, termasuk musyawarah RT/RW, aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG), WhatsApp, Command Center, dan aplikasi Cek Bansos. Masyarakat dapat melaporkan langsung melalui kanal digital yang disediakan. Pemerintah berkomitmen memperbaiki data secara berkala karena kondisi sosial ekonomi masyarakat terus berubah.
DTSEN dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai pengelola tunggal data nasional. Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah membantu proses pemutakhiran data. Pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya partisipasi masyarakat untuk mendapatkan data yang akurat dan terbuka.
Bagikan
Berita terkait
Purbaya Sebut DTSEN Disempurnakan, Jadi Acuan Penyaluran Bansos
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 13.04
Cara Cek Desil Penerima Bansos dan Ubah Desil DTSEN
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 15.31
Cara Cek Desil Bansos 2026 Online, Cukup Pakai NIK KTP
CNBC Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 10.15
Luhut Pamer 3 Keunggulan AI Pemerintah yang Bakal Rilis Oktober 2026
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 04.45