DBH Jakarta Dipangkas, HNW: Pramono Punya 'Jalur Tol' ke DPR
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311617/original/065113900_1785412525-IMG_2994.jpg)
Dana Bagi Hasil (DBH) Jakarta dipangkas sebesar Rp14,997 triliun oleh pemerputih pusat, yang berdampak signifikan pada penyusunan anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhamad, menjelaskan pemotongan tersebut memaksa Pemprov DKI menentukan ulang program prioritas, termasuk terhambatnya pengadaan alat kesehatan dan penambahan sekolah gratis. Saat ini masih ada sekitar 61 ribu siswa di Jakarta yang belum tertampung program sekolah gratis, dan dari usulan 258 sekolah gratis baru untuk 2026, hanya 103 yang disetujui karena keterbatasan anggaran.
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menilai Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memiliki jalur komunikasi politik yang strategis untuk memperjuangkan pengembalian sebagian DBH tersebut. Hidayat menyebut Pramono memiliki "jalur tol" ke pimpinan DPR RI, khususnya Ketua DPR Puan Maharani dan Ketua Badan Anggaran Said Abdullah, yang merupakan kader PDIP sama seperti Pramono. Hidayat menekankan komunikasi antarlembaga menjadi kunci dalam memperjuangkan aspirasi Jakarta terkait pemotongan DBH yang mencapai hampir Rp15 triliun.
Bagikan
Berita terkait
Pramono Ajak Warga Jaga Jakarta Tetap Kondusif
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 00.20
Efisiensi Pengadaan Dinilai Salah Satu Kunci Berantas Korupsi
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 19.09
Komisi III DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Sebelum Desember 2026
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 18.59
DPR Tinjau Dampak Gempa NTT, Pastikan Penanganan Korban Berjalan Cepat
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.16